Fakta Menarik Tentang Turki

Mau traveling ke Turki ? Negara indah yang kaya budaya dan sejarah ini memang menjadi salah satu destinasi favorit turis manca negara. Banyak alasan kenapa Turki sangat direkomendasikan sebagai negara yang wajib kamu kunjungi .

turkey istanbul galata

Nah sebelum terbang ke sana, ketahui dulu beberapa fakta menarik tentang negara unik yang terletak di 2 benua ini :

  • Mereka adalah peminum teh terbanyak di dunia (19.6 kg per tahun) Tradisi meminum teh / cay dengan gelas kecil berbentuk seperti jam pasir ini bisa dan biasa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
  • Teh asli Turki ini memiliki rasa teh yang kuat dan cukup pekat. Mereka biasanya tidak menambahkan gula.  Dimanapun bisa membeli cay ini, contohnya di tengah-tengah pasar yang crowded ada penjual yang keliling sambil membawa baki yang dijinjing dan menawarkan teh panas ini pada siapa pun.
  • Menurut Quora kalau orang kantoran sehari bisa 1 orang meminum 30-40 gelas cay !!! Bahkan ada quote “A Turkish day without tea is not a Turkish day anymore”
  • Sepertinya Turkish people itu paling hobi nongkrong bareng. Dimana-mana selalu ada spot untuk duduk-duduk. Paling sering ditemukan para pria tua duduk berkumpul di bangku kecil di trotoar jalan atau taman kota.
  • Mereka bisa tahan duduk berjam-jam sambil mengobrol ringan tentang apapun. Atau sambil bermain backgammon (bukan catur).
  • Turkish men are charming, sweet talker and flirtious. Beware girls !
  • Kaum pria disana sangat memperhatikan penampilan. Karena secara genetik mereka diberi anugrah Tuhan untuk berjenggot dan berkumis. Tidak seperti pria di Indonesia dimana si kumis kadang tumbuh malu-malu.
  • Rambut dan jenggot mereka tertata rapih dan menambah poin kegantengan. Para anak muda rata-rata memilih model uppercut ditambah pomade. Yang di Indonesia baru trend beberapa tahun ke belakang.
  • Selain Itu juga ada anggapan “kalau lu gak bisa ngerawat diri, baigimana bisa ngerawat orang lain ?” Oleh karena itu Barber shop ada di mana-mana . Bisa ada 2 barber shop dalam jarak hanya 10 meter saja. Bahkan di terminal bus atau pasar saja ada barber shop. Dari yang fancy hingga yang sederhana semua ada. Tapi sialnya begitu menginjak umur di atas 40 gejala kebotakan cepat sekali melanda.
  • Buat yg suka sejarah dan arsitektur keren , di Turkey banyak sekali peninggalan saksi jaman dahulu yang tersebar di mana-mana, dan di berbagai kota.
  • Tidak aneh jika tiba-tiba melihat di tengah-tengah jalan raya atau pemukiman penduduk ada tembok panjang terbentang dengan gagahnya. Bukti kehebatan Konstanstinopel hingga kekuasaan Ottoman empire.
  • Banyak bangunan cantik seperti mesjid, gereja, city gate, aquaduct , colloseum, menara, castle, fort, old wall, palace , tower, dan rumah kayu yang fotogenik.
  • Juga berbagai kekayaan alam yang unik seperti di Goreme / Cappadocia dengan landscape bebatuan unik seperti di luar angkasa.
  • Salah satu cemilan favorit disana untuk minum cay adalah kuaci atau bunga matahari yg besar. Bukan yang hitam kecil seperti di Indonesia. Jadi tidak heran jika di cafe pun kamu bisa nge teh sekaligus makan kuaci.
  • Atau minum beer di tepi laut sambil makan kuaci itu hal yang biasa dilakukan di sana. Nanti ada penjual asongan yang menjual kuaci seperti tukang kacang rebus di sini.
  • Dalam hal makanan, porsi yang disajikan biasanya berukuran besar. Kadang bisa untuk 2 orang atau 2 kali makan. Beberapa kali memesan menu nasi dan ternyata diberi kentang goreng. Apalagi disana disediakan roti gratis di setiap tempat makan, jadi bisa tambah kenyang sekaligus menghemat.
  • Turkish love sweet things. Favorit mereka adalah Baklava , Lokum atau Kunafe. Dan ada banyak jenis dessert atau makanan penutup seperti Sutlac atau Rice Pudding.
  • Bahkan ada sejenis puding tetapi ada serat-serat dada ayam yang halus di dalamnya. Memang pada awalnya terpikir aneh, tetapi saat memakannya rasanya cukup unik karena serat ayamnya terasa sangat halus seperti benang.
  • Walaupun tampak kurang ramah tidak seperti bangsa Indonesia yang terkenal senang tersenyum, jika kamu meminta bantuan mereka akan membantu dan ramah terhadap wisatawan.
  • Apalagi jika tahu kita dari Indonesia yang dianggap sebagai teman sesama negara dengan penduduk mayoritas Islam, terkadang hospitality mereka melebihi kita dalam hal menjamu tamu.
  • The Turkish loves cat & dog. Bahkan Istanbul sering disebut sebagai “City of Cats’ ( tonton video dokumenter tentang kucing di Istanbul ). Diperkirakan ada 125.000 ekor kucing di Istanbul. Stray cats & dogs di sana hidup bahagia karena dibikinkan kandang di tepi jalan, disediakan air minum dan makanan.
  • Banyak terlihat anjing besar dan gendut di pinggir jalan. Bahkan di musim dingin beberapa toko membuka pintu untuk para binatang berlindung. Dan ada dokter hewan yang berkeliling untuk memberi vaksin atau mengobati binatang ini. Hebatnya, ada hukumnya bagi yang menelantarkan atau menyiksa binatang.
  • Turkish cukup terobsesi dengan kebersihan. Saat masuk rumah orang, diharapkan melepas alas kaki. Wajib cuci tangan sebelum atau sesudah makan, jadi disediakan tisu basah gratis di restoran. Dan jarang yang bau badan. Yeayy  !!
  • Senangnya di Turkey karena ada pengaruh Eropa yang kuat terlihat dari Tata kota yang rapih, dimana bangunan apartmen atau kompleks perumahan terbagi dalam blok-blok dengan trotoar yang bersih.
  • Ada Playground dan area parking khusus. Banyak taman tersebar Di penjuru kota dengan bunga berwarna-warni dan disediakan bangku di taman atau tutup got yang diberi nama masing-masing kota.
  • Yang juga menarik adalah banyaknya Coloufull houses and buildings yang sangat eye catching & instagrammable.
  • Surga bagi para fotografer dan pasti bikin acara foto-foto tambah seru yang akan bikin temen-temen kamu envy.
  • Typical Turkish Breakfast (Kahvalti) rumahan yang sederhana itu minimal terdiri dari roti, tomat, mentimun, olives, keju , selai dan telur.

  • Tapi di restauran atau cafe disediakan menu yang super lengkap dengan berbagai macam jenis keju, buah, roti. Dan Sunday kahvalti adalah ritual yang penting hampir seperti budaya Yum Cha dimana keluarga atau teman berkumpul bersama.
  • Turkish flags are everywhere ! Dan tidak jarang menghiasi 1 sisi dinding gedung 10 tingkat. Dan figur Kemal Ataturk sang bapak bangsa juga ada di mana-mana. Mulai dari stiker di mobil, casing HP yang dipakai seorang anak muda, hingga di tato di tangan. Mengingatkan pada kecintaan rakyat Thailand pada raja Bhumibol.
  • Budaya cashless society bisa dilihat dimana-mana. Belanja di supermarket besar atau toko kecil semua menerima kartu.  Jika meminta bill di cafe atau bar nanti waiter akan membawa mesin EDC wireless jadi kita tidak usah datang ke kasir
  • Untuk yang suka menata rumah tema dekorasi ala Turkish pun cantik dan insta-worthy. Cocok juga sebagai oleh-oleh.
  • Berbagai macam pernak-pernik khas disana itu seperti karpet, simbol evil eye, lampu atau piring bermotif ramai berwarna-warni.
  • Di Istanbul, khususnya di area Taksim banyak sekali musisi jalanan yang bermain musik dengan skill keren dan suara bagus. Kadang hanya 1 orang bermain gitar atau saxophone , tapi banyaknya ada beberapa pria yang bermain gitar dan bernyanyi.
  • Penampilannya juga modis dan bersih, dan ganteng pula. Para penonton juga tidak malu-malu untuk menari di pinggir jalan mengikuti iringan musik
  • Dimana-mana gampang didapat free wifi, tapi jika di restaurant atau cafe jarang yang menyediakan colokan listrik di tiap meja seperti di Indonesia. Bahkan ada piranti yang mengharuskan membayar jika mau mencharge HP atau gadget.
  • Landscape di Turkey cukup menantang untuk yang kurang suka jalan kaki karena tidak rata/flat sepert umumnya di Indonesia. Terutama di Istanbul yang mendapat julukan “City on the Seven Hills” karena kota tersebut pada era Old Constantinopel was built on 7 hills. Jadi jalanan disana naik – turun – naik – turun.
  • Jangan menyebut atau menyamakan orang Turki sebagai bangsa Arab. Mereka tidak suka dengan miskonsepsi itu.
  • Sistem transportasi di Istanbul sangat mudah dengan memakai 1 kartu Istanbulkart yang bisa dipakai untuk naik bus, metro, tram, Funikuler, bahkan ferry.
  • Membelinya juga gampang tinggal ke vending machine seharga 10 Lira dan kemudian tinggal di top up. Harga per trip diterapkan flat jarak dekat atau jauh. Dan enaknya kartu ini bisa dipakai oleh lebih dari 1 orang selama uangnya masih cukup. Masuk Toilet pun tinggal tap pakai kartu ini. Praktis banget !

Nah dengan berbagai info menarik tentang Turki ini semoga semakin bersemangat traveling ke sana ya ! Merhaba !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s