Songkran Madness !

Songkran adalah sebuah kegembiraan. Dirayakan di seluruh penjuru Thailand hampir selama seminggu, pada minggu ini tidak boleh ada yang marah jika ada orang asing tidak dikenal yang menyiram tiba-tiba, menyemprot dengan  pistol air, dan mengoleskan bedak putih ke muka kita. Tua-muda penduduk lokal atau turis semua larut dalam keriaan festival ini.

nb: karena flashdisk berisi 2000 foto perjalanan Bkk-Phuket kemarin hilang , jadi ini yang terselamatkan karena diambil dari gadget saja 😦

12 April : Chatuchak  Market

IMG_4785Officially Songkran dimulai hari ini. Di Chatuchak market dirayakan dengan prosesi awal dimana ada sebuah patung Budha dibawa mengelilingi pasar sehingga pengunjung dapat memerciki air, sebagai simbol untuk pembersihan diri. Perang air sudah dimulai dan berbagai amunisi pistol air bisa dibeli dengan berbagai bentuk. Yang seperti ransel itu adalah tempat untuk menyimpan air, sehingga punya banyak persediaan air. Saya beli yang seperti semprotan nyamuk saja, biar hemat tempat di koper nanti 😀

 13 April : Silom & Khao San area

Biasanya ada 3 tempat utama untuk merayakan Songkran di Bangkok, yaitu Siam area, Silom dan Khao San road. Tapi tahun ini hanya di pusatkan di Silom dan Khao San road. Jadi siang hari saya pergi ke Silom. Lautan massa sudah menyambut mulai dari BTS.

Jalan kaki sepanjang Silom hanya bisa beringsut sedikit-sedikit. Penuh sekali. Untung dibuat 2 jalur sehingga flow jalan kaki lebih mudah.

10351818_772491516124600_1311094736196144515_n
foto by Irna.thnx gurl !

Petugas pemadam kebakaran memakai selang raksasa ikut menyemprotkan air lewat hydrant yang ada di pinggir jalan. Penonton yang ada di atas jembatan BTS pun tidak luput ikut di siram. Setiap orang harus mau basah dan pasrah. Disemprot, diperciki, disiram, diolesi tepung putih lengket di muka oleh orang asing yang tidak dikenal.

Musik berdentam-dentam sepanjang jalan. Ada panggung di pinggir jalan dan menyemprotkan busa putih.

Jika persediaan air sudah habis, banyak yang menjual refill air mulai dari 5B perbotol. Paling menyebalkan (tapi bikin terkenang) adalah penjual minuman yang memakai container besar berisi es batu yang sudah mencair dan menyiram kita dengan air sedingin es itu. BRRRRRR !!!

Menjelang sore saya pergi ke Khao San road menaiki tuk-tuk. Di pinggir jalan banyak orang berdiri di samping tong besar dan ember di tangan, siap menyiram siapa saja yang lewat. Tidak peduli mobil sedan, motor, tuktuk, bus kota, pejalan kaki, semua di siram. Banyak mobil pick up dengan beberapa orang membawa tong air juga ikut siram menyiram orang yang berdiri di pinggir jalan.

songkran jalanan

Di jalan jika bersebelahan dengan tuktuk lain dengan penumpang yang membawa pistol air, perang air pun berlangsung sepanjang jalan. Tidak ada yang marah, semua tertawa-tawa.

Memasuki area Khao San ada pemeriksaan barang, tidak boleh membawa cairan bedak putih. Karena disini adalah pusatnya para backpacker, jadi tumpah ruah penduduk lokal ataupun turis. Semua ras ada di sini. Dengan 1 tujuan, GET WET & HAVIN’ FUN !

Super duper penuh ! And it was so awesome !

Berjalan kaki sepanjang Khao San biasanya hanya memakan waktu kurang dari 10 menit, tapi kali ini hampir 1 jam. Tidak usah mengeluh, nikmati saja.

songkran khao san

14 April : Rambuttri area & Asiatique

Sebenarnya tidak ada rencana untuk mengikuti Songkran lagi hari ini, sehingga saya berpakaian normal memakai celana panjang dan tidak membawa perlengkapan anti air seperti pouch / dompet gantung untuk menyimpan gadget & kamera. Tergoda ingin tahu bagaimana keriaan di area Rambuttri, tempat favorit saya di pinggir Chao Phraya. Saya pergi memakai bis kota.

Di atas bis, sang supir memakai baju bunga-bunga yang sempat populer di kalangan penikmat musik Ska di Indonesia dahulu. Memang ada tradisi memakai baju “hawaiian shirt” untuk perayaan ini.  Saya duduk di sebelah kiri bus dekat jendela yang terbuka.

BIG MISTAKE !

Sekitar 10 menit bis berjalan dan berhenti di sebuah lampu lalu lintas, tiba-tiba BYURRRRR !! Ternyata ada orang-orang di pinggir jalan yang menyemburkan air ke dalam bis kota ! Bruutaaal !!!!

Hmmm…itu sebabnya banyak orang yang duduk di sebelah kanan bus, dan lantai kayu bus tadi terlihat basah. Saya kira karena banyak orang yang baru tersiram air kemudian naik bus dan tetesan airnya jatuh di lantai. Ternyata bus kota pun tidak luput dari serangan air ! Whooooaaa !!!

Di suatu sudut jalan ada mobil pemadam kebakaran yang sedang menyemprotkan air ke jalan raya !

Sampai di jalan Phra Athit, baru berjalan 1 meter di jalan Chana Songkram , saya sudah terjebak dalam perang yang tidak dapat saya ikuti :(. Ada seorang turis bule dengan water canon dan tong besar air siap menyemprot siapapun yang lewat di jalan berukuran lebar sekitar 2 meter itu. Hmm… saya memutar otak bagaimana bisa melewati dia tanpa menjadi basah kuyup. Saya langsung ke mini market terdekat untuk membeli barang apapun sehingga mendapat selembar kantong plastik untuk melindungi ransel saja.

Untuk 10 menit saya hanya berdiri dan melihat keriaan sekitar.

songkran turisKasihan para turis yang baru datang , atau mau menuju airport. Bawaan mereka harus dibungkus plastik sampah hitam , dan harus berjalan jauh karena jarang ada taxi yang mau lewat area situ.

Pada saat si bule lengah dan sedang me refill water canonnya, saya langsung kabur ! Tapi 10 meter berjalan, sudah ada lagi orang yang berdiri di samping tong air besar dengan ember di tangan !

Hmm… this is not good. tapi saya tidak boleh menyerah. Ransel berplastik saya pindahkan ke bagian depan badan, dan saya mantapkan hati untuk berjalan cepat melewati mereka. Walhasil di danger area itu saya cukup menjadi bulan-bulanan.

Sepanjang jalan itu hingga di Rambuttri saya hanya bisa pasrah jika ada yg menyerang. tanpa bisa membalas. Doooh !

Banyak juga yang membokong , menembak dari belakang. Perlindungan saya saat berjalan hanyalah berdiri atau berjalan didekat penjual makanan, karena ada peraturan tidak tertulis bahwa tidak boleh “menembak” di dekat gerobak makanan. Sungguh menyesal tidak membawa amunisi apapun !

Tapi sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan !

This slideshow requires JavaScript.

Menjelang malam, dengan baju yang masih sedikit basah saya pergi ke Asiatique untuk mengetahui suasana di sana. Di perahu juga banyak orang dengan baju basah kuyup, jadi saya tidak perlu malu. Ternyata ada konser musik dengan pangsa anak muda sehingga Asiatique lebih penuh dari biasanya.

songkran asiatique

Pulang ke hostel melewati Silom area kembali. Hampir pukul 22.30, tetapi orang-orang dibawah masih penuh. Sebagai salah satu area pusat hiburan malam, Silom sepertinya berdetak terus hampir selama 16 jam.

songkran bts mrt

Stasiun BTS & MRT yang biasanya kering dan sepi, sekarang basah dan penuh. Tetapi pengunjung harus mengosongkan isi pistol air sebelum masuk stasion.

15 April : Siam Square

Tidak ada pengalaman Songkran bagi saya hari ini. Tapi di BTS menuju Siam Square, banyak anak muda Thai yang berbaju santai dan membawa pistol air. Ternyata masih ada perayaan di sana.

 

16 April : Pattaya

Well, ternyata di Pattaya Songkran masih berlanjut. De Ja Vu kembali terjadi. Dengan “baju normal” dan duduk di bagian belakang di songthaew / angkutan umum bak terbuka, tiba-tiba ada yang menyiram ke dalam mobil. Kali ini saya harus cerdas. Pandangan diarahkan ke jalan, jika ada penampakan orang di pinggir jalan dengan tong dan ember / gayung di tangan, siap-siap menjauh dan melindungi diri dengan segala cara yang ada.

songkran pattaya

Well, pengalaman ber”Songkran” selama hampir 5 hari menjadi sebuah kenangan yang menyenangkan. Untuk yang belum pernah, at least once in your life you have to experience this madness !!!! So recommended !
 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s